KEFA, Timex – Kasus diare hingga Minggu (9/8) masih terus menjadi ancaman bagi balita di wilayah Kabupaten TTU.
Betapa tidak, 11 balita masih menjalani perawatan medis di RSUD Kefamenanu karena terserang diare. Dari 11 balita penderita diare, sembilan diantaranya Finsensia Neon Nufa, Mario Nokas dan Arifin Olin sedang menjalani perawatan intensi di ruang perawatan anak.
Sedangkan, dua orang penderita diare lainnya, James Taolin menjalani perawatan di ruang pavilium RSUD Kefamenanu. Sejumlah orangtua pasien yang dikonfirmasi wartawan, Sabtu (8/8) lalu membenarkan penyakit yang di derita anak-anak mereka.
Ny Maria Kolo misalnya, mengakui anaknya, Arifin Olin setelah terserang diare beberapa hari lalu sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Oe’olo, namun karena kondisinnya makin tidak menyejuk sehingga terpaksa dilarikan ke RSUD Kefamenanu sejak, Jumat (7/8).
“Saya lihat kondisi kesehatan anak saya makin tidak bagus, makanya tanpa minta surat rekomendasi dari puskesmas, kami langsung datang berobat ke sini (RSUD, red),” ungkap Ny Maria Kolo ketika ditemui wartawan di ruang perawatan anak, Sabtu lalu.
Senada dengan itu, Ny Nokas mengaku, anaknya yang terserang diare dibawa ke Puskesmas Sasi Kecamatan Kota Kefamenanu, Kamis (6/8). Setelah menjalani perawatan medis di Puskesmas Sasi beberapa waktu lalu langsung dirujuk ke RSUD Kefamenanu untuk menjalani perawatan medis.
Plt Direktur RSUD Kefamenanu, Hartono yang dikonfirmasi wartawan di halaman depan RSUD Kefamenanu, Sabtu lalu membenarnya ada 11 balita yang sedang menjalani proses perawatan di RSUD Kefamenanu. Diakui, kasus diare yang sedang terjadi di wilayah Kabupaten TTU saat ini menunjukan trend meningkat.
Karena itu, dia menghimbau kepada warga masyarakat terutama orangtua agar selalu mewaspadai kemungkinan terjadi penularan virusrota ke warga lainnya. Caranya jelas Hartono, cukup mudah yaitu selalu menutup makanan dan minuman yang akan dikonsumsi agar terhindari dari kotoran dan hinggapan lalat sebagai media penularan virusrota.
Selain itu, dia meminta masyarakat agar selalu menjaga kondisi kesehatan fisik dengan beristirahat yang cukup sebagai salah satu modal pertahanan terhadap serangan penyakit diare. Mengenai persediaan obat-obatan, Hartono mengaku, hingga Sabtu lalu pihaknya belum mengalami kesulitan karena stok obat selalu tersedia dalam jumlah yang memadai. (ogi) |